Senin, 04 Juli 2016

Kemenyan



Kemenyan Pasir Sumatra

POHON KEMENYAN
Kemenyan merupakan getah yang dihasilkan  dari batang pohon kemenyan ( Styrax spp., suku Styracaceae ; terutama S. benzoin Dryand. dan S. paralelloneurus Perkins). Getah / carian  yang kering berupa keping-keping putih atau keputihan, keras namun rapuh, dan mengeluarkan aroma wangi yang khas..

Getah kemenyan pada unumnya dibagi tiga kelas : kelas satu getah putih yang disebut sidukabi atau mata zam zam yang mempunyai nilai jual tinggi, kelas dua :  dimana getahnya berwarnya kekuning2an dan kelas tiga yaiyu sisa panen yang terluka akibat panen yang pertama..




Kemenyan Madu


Sedangkan secara besar kecil ukuran getahnya dapat dikelompokan menjadi 7 kelompok yaitu dari yang termahal sampai termurah : Mata lasar, kacang, jagung, besar, pasir kasar, pasir halus hingga abu. Kemenyan ini dalam perdagangan internasional dikenal sebagai kemenyan sumatra; yang lainnya adalah kemenyan siam , yang lebih harum , yang dihasilkan oleh S.tonkinensis dari siam dan Tonkin. Resin / getah kemenyan baru diproduksi oleh pepagan saat batang mengalami infeksi oleh fungi (jamur) tertentu.





Kemenyan Arab


 Resinnya terutama mengandung asam benzoat dan turunannya, seperti lubanolbenzoat, sumaresinol, vanilin, stirol (bukan sterol!), Benzaldehida, benzilsinamat, dan fenilpropilsinamat.

getah kemenyan


Kegunaan :
Kemenyan digunakan dalam industri farmasi sebagai bahan pengawet dan campuran obat batuk serta dalam industri parfum sebagai bahan baku wewangian. Secara tradisional, kemenyan digunakan sebagai campuran dupa dalam ritual Kejawen . Kemenyan memiliki sifat fiksatif sehingga mengikat minyak atsiri agar tidak terlalu cepat menguap. Penggunaan lainnya adalah sebagai bahan campuran dalam industri rokok klembak-menyan.

 Di Indonesia kemenyan banyak digunakan untuk kepentingan ritual dan tolak bala atau hampir di setiap acara-acara penting dan hari bersejarah bau kemenyan nyaris tidak tertinggalkan. Sedangkan di beberapa negara Eropa dan Amerika kemenyan banyak digunakan untuk terapi kesehatan maupun kecantikan , bahkan di kamar-kamar hotel berbintang sering kita jumpai wewangian kemenyan yang dicampur dengan bunga melati.


Khasiat  Kemenyan Pengobatan
Kini para ilmuwan telah mengamati bahwa ada kandungan dalam kemenyan yang menghentikan penyebaran kanker. Belum diketahui secara pasti kemungkinan kemenyan sebagai anti kanker.
Namun dulu pada abad kesepuluh, Ibnu Sina, ahli pengobatan Arab, merekomendasikan kemenyan sebagai obat untuk tumor, bisul, muntah, disentri dan demam.

Dalam pengobatan tradisional Cina, kemenyan digunakan untuk mengobati masalah kulit dan pencernaan. Sedangkan di India, kemenyan digunakan untuk mengobati arthritis. Khasiat kemenyan sebagai obat arthritis tersebut mendapat dukungan dari penelitian laboratorium di Amerika Serikat.
Kemenyan yang biasa digunakan untuk urusan mistis ternyata berdasarkan hasil penelitian juga mampu menurunkan kadar kolesterol jahat.

Penelitian yang dilakukan oleh King Abd Al-Aziz University di Arab Saudi menemukan bahwa kemenyan bisa menurunkan kadar kolesterol jahat.
Kemenyan, menurut peneliti Nadia Saleh Al-Amoudi, bisa dipadukan dengan materi dari tumbuhan lainnya untuk meningkatkan kesehatan jantung. Akan tetapi, masih belum ditemukan cara yang jelas agar manusia bisa mengonsumsinya.

“Kemenyan telah lama digunakan sebagai pengobatan medis untuk mengatasi sakit tenggorokan, hidung mampat, bekas luka dan luka bakar,” jelas Al-Amoudi, seperti diberitakan dari situs Healthday.
Studi yang dipublikasikan di International Journal of Food Safety, Nutrition and Public Health ini, peneliti memberikan kemenyan kepada binatang pengerat albino dan menemukan bahwa kadar kolesterol jahat binatang pengerat itu turun sedang kadar kolesterol baik meningkat.


Kemenyan madu 
Pada umumnya di indonesia kemenyan dipergunakan untuk acara ritual keagamaan atau tradisi , 
( perbedaan tersebut  dilihat dari aromanya juga banyaknya kadar kemenyan  serta besar kecilnya ukuran kemenyan yang dipakai ), sedangakan untuk kemenyan biasa hampir tidak menggunakan getah


Kemenyan standar
kemenyan melainkan menggunakan getah yang disebut damar dikombinasi dengan yang lainnya, sehingga harga lebih murah , tetapi tetap mempunyai aroma  wangi. Untuk kemenyan jenis ini terdapat banyak warna seperti hitam, kuning, putih dan merah. 

Ini karena disesuaikan dengan kebutuhan dalam pemakainya. 

Tidak ada komentar: